I.      PENGUKURAN KAYU BULAT RIMBA INDONESIA

 

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BINA PRODUKSI KEHUTANAN

NOMOR : SK.68/VI-BPPHH/2004, 18 Juni 2004

Tentang :

Metoda Pengukuran dan Tabel Isi Kayu Bulat Rimba Indonesia.

 

  1. Penetapan isi (volume) kayu bulat dari hutan alam dan hutan

Tanaman dengan panjang lebih dari 5 m :

 

0,7854 x d2 x p

I = ------------------------ x (m3)

10.000

 

Dimana :

 

I = Isi kayu bulat dalam m3

0,7854 = Π = x 3,1416

d = Diameter kayu bulat dalam cm

p = Panjang kayu bulat dalam m

 

 

  1. Penetapan isi (volume) kayu bulat dari hutan Tanaman dengan panjang kurang dari 5 m :

 

a. Kelompok Panjang 1,00 m 1,50 m

 

0,7854 x (1,0134 d + 0,3537) x p

I = ----------------------------------------------- (m3)

10.000

 

b. Kelompok Panjang 1,60 m 3,00 m

 

0,7854 x (1,0223 d + 0,7962) x p

I = ----------------------------------------------- (m3)

10.000

 

c. Kelompok Panjang 3,10 m 4,00 m

 

0,7854 x (1,0220 d + 1,2534) x p

I = ----------------------------------------------- (m3)

10.000

 

 

d. Kelompok Panjang 4,10 m 5,00 m

 

0,7854 x (1,0171 d + 1,8493) x p

I = ----------------------------------------------- (m3)

10.000

 

Dimana :

 

I = Isi kayu bulat dalam m3

0,7854 = Π = x 3,1416

d = Diameter kayu bulat dalam cm

p = Panjang kayu bulat dalam m

 

 

II.   PENGUJIAN KAYU BULAT RIMBA INDONESIA

 

STANDAR NASIONAL INDONESIA

NOMOR : 01 - 0189 - 1987

Tentang :

Peraturan Pengujian dan Petunjuk Teknis Pengujian Kayu Bulat Rimba

 

Kelas Kualita Kayu :

 

  1. Kualita Utama (Prime Grade) ditulis dengan tanda P
  2. Kualita Pertama (First Grade) ditulis dengan tanda F
  3. Kualita Kedua (Second Grade) ditulis dengan tanda D
  4. Kualita Ketiga (Third Grade) ditulis dengan tanda T
  5. Kualita Lokal (Lokal Grade) ditulis dengan tanda L